Calon pelamar CPNS 2010 harus segera bersiap. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut menginformasikan, kemungkinan besar tahapan seleksi dimulai awal pekan depan. "Provinsi dan kabupaten/kota masih menunggu penetapan dari MenPAN-RB. Kalau sudah ditandatangani, kami akan berkoordinasi, dan kemungkinan Senin (18/10) pekan depan pendaftaran dibuka," ungkap Plh Kepala BKD Sulut Flora Krisen SH MH, saat ditemui di pembukaan Diklat Pim IV, di Badan Diklat Sulut, kemarin.
Menurutnya, dari hasil rapat bersama tim BKD se-Sulut dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), diinformasikan, untuk petunjuk teknis (Juknis) masih menggunakan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) yakni Perka No 30 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengadaan CPNS. "Itu informasi rapat Jumat pekan lalu," ujar Flora. Jika usulan formasi SMA dari kabupaten/kota ditolak MenPAN-RB, usulan provinsi malah mulus. Tapi yang disetujui adalah SMA plus. Dan untuk mengisi formasi ini, diusulkan untuk tenaga pelatih dan atlit berprestasi, masing-masing untuk olahraga atletik dan anggar,†ujarnya. BKD Sulut sendiri mengajukan usulan seperti data dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinaspora) Sulut.
"Kami tentunya tidak bisa mengusulkan di luar usulan dari Dinaspora," imbuhnya. Pemkot Bitung juga sebenarnya mengusulkan formasi SMA. Tapi, Kata Kepala Badan Kepegawaian Diklat Daerah (BKDD) Bitung Ferdinand Tangkudung, sampai. "Kami tetap memperjuangkannya karena lulusan SMA dibutuhkan di Pulau Lembeh," tegasnya, seraya mengaku akan mengkonfirmasi soal itu secepatnya ke KemenPAN-RB. Kepala BKDD Minut FF Sigar pesimis usulan CPNS disetujui KemenPAN-RB. Sebab, sejak awal mereka melobi untuk formasi SMA, tapi sampai sekarang belum merekomendasikan hal tersebut. Sedangkan Pemkab Mitra yang mengusulkan 20 kursi untuk tenaga teknis lulusan SMA/SMK, belum mendapat persetujuan. Menurut Kepala BKDD Robby Ngongoloy, usulan ini di luar penetapan MenPAN-RB yakni 240 kursi.
"Mungkin pekan ini sudah dapat diketahui penetapan formasinya. Kami usulkan 20 kursi SMA/SMK yang khusus diakomodir di tenaga teknis," ujar Ngongoloy. Lebih lanjut dia menjelaskan, lulusan SMA/SMK rencananya akan ditempatkan di beberapa instansi teknis, di antaranya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Dinas Perhubungan.
"Kami terus berusaha memperjuangkan agar lulusan SMA/SMK diakomodir," tukasnya. Sementara kabar yang menyebutkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mendapat jatah formasi di beberapa daerah, disambut sumringah para lulusan yang masuk rumpun itu. Para pemegang ijazah Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA), Sekolah Teknik Menengah (STM), dan Sekolah Menengah Keterampilan Khusus (SMKK) sudah menyiapkan segala kelengkapan administrasi.
"Syukur sudah disediakan jatah untuk kami. Yang pasti, kami berusaha agar lolos dalam penerimaan nanti,†Christin Warouw, alumnus salah satu SMK di Manado. Sedangkan di Sitaro yang akan merekrut lulusan SMK paling banyak, 69 orang, menjadi sasaran ‘eksodus’ jebolan SMK dari luar daerah. “Kami akan mendaftar seleksi CPNS jalur SMK di Sitaro," ungkap Ruddy B, warga Manado.
Alasannya karena jatahnya banyak. "Kalau formasi dan kwalifikasi jabatan dan pendidikan, serta tahapan sudah diumumkan saya akan berangkat ke Siau," kata lulusan SMK di Manado.
Langkah ini bakal ditempuh Ruddy karena sesuai peraturan semua warga negara punya hak mengikuti seleksi CPNS di kabupaten/kota lainnya. Aksi itu membuat siswa SMK di Sitaro ˜kebakaran jenggotâ. Bakal masuknya banyak pendaftar siswa SMK dari Manado, Minahasa dan daerah lain membuat mereka gerah.
"Soal ini jangan disepelekan. Kami minta disikapi serius Pemkab dan Dekab Sitaro. Penerimaan CPNS lulusan SMK agar lebih memprioritaskan anak daerah. Banyak lulusan SMK 1 Siau Timur yang butuh perhatian untuk direkrut dalam penerimaan CPNS," ungkap Jonathan, siswa lulusan SMK 1 Siau Timur. Ketua DPRD Sitaro Djipton Bogar Tamudia mengatakan, keluhan warga ini akan disikapi dengan melakukan koordinasi dengan BKDD.
"Prinsipnya penerimaan CPNS harus dilakukan sesuai aturan yang berlaku. Tapi kita akan berupaya agar putra-putri Sitaro diprioritaskan," ujar Djipton.
sumber: www.mdopost.com
Tuesday, October 12, 2010
Monday, October 11, 2010
Pengumuman CPNS 2010 Serentak Senin Depan
Pengumuman penerimaan CPNS 2010 ini, secara serentak diumumkan Senin (18/10) mendatang. Keputusan tersebut akan ditetapkan bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) propinsi maupun kabupaten/kota yang akan diputuskan melalui rapat koordinasi pada Kamis (14/10) atau Jumat (15/10) esok.
Menurut Plt Kepala BKD Propinsi Sulut Flora Krisen SH MH, rincian formasi penerimaan CPNS masih belum dikirimkan Menpan, namun dipastikan akan direalisasikan satu dua hari ini. “Dalam rincian formasi itu ada perubahan, yakni formasi pranata humas yang diusulkan ke Menpan sebanyak enam orang, ternyata yang disetujui hanya dua orang. Karena itu agar jumlah formasi tak berubah, maka Menpan memberikan persetujuan empat formasi untuk tenaga atletik dan anggar dengan kualifikasi pendidikan SMA atau SMK,” ungkapnya.
Dengan adanya perubahan tersebut, kata Krisen, akan memberikan kesempatan bagi para atlit berprestasi yang ada di daerah ini untuk memanfaatkannya. “Persyaratannya tidak sesulit tahun 2009. Kalau lalu harus multi event, sekarang single event. Bahkan Kejurnas juga boleh,” ujarnya.
Sementara itu untuk petunjuk teknis (juknis) CPNS 2010, dikatakan Krisen tetap menggunakan juknis sebelumnya, yaitu Peraturan Kepala BKN nomor 30 tahun 2007 tentang Pedoman Pengadaan CPNS. “Juknisnya tetap yang lama. Jadi setelah diumumkan selama lima hari, akan diikuti dengan pemasukan berkas. Dengan demikian tahapan pengumuman akan berlangsung selama dua pekan.
Menariknya, untuk usulan tenaga SMA yang semula untuk mengisi kebutuhan tenaga Pol PP dan Polhut, kata Krisen, telah ditolak Menpan. Sehingga formasi ini, akan diusulkan nanti di tahun mendatang.
sumber: www.hariankomentar.com
Menurut Plt Kepala BKD Propinsi Sulut Flora Krisen SH MH, rincian formasi penerimaan CPNS masih belum dikirimkan Menpan, namun dipastikan akan direalisasikan satu dua hari ini. “Dalam rincian formasi itu ada perubahan, yakni formasi pranata humas yang diusulkan ke Menpan sebanyak enam orang, ternyata yang disetujui hanya dua orang. Karena itu agar jumlah formasi tak berubah, maka Menpan memberikan persetujuan empat formasi untuk tenaga atletik dan anggar dengan kualifikasi pendidikan SMA atau SMK,” ungkapnya.
Dengan adanya perubahan tersebut, kata Krisen, akan memberikan kesempatan bagi para atlit berprestasi yang ada di daerah ini untuk memanfaatkannya. “Persyaratannya tidak sesulit tahun 2009. Kalau lalu harus multi event, sekarang single event. Bahkan Kejurnas juga boleh,” ujarnya.
Sementara itu untuk petunjuk teknis (juknis) CPNS 2010, dikatakan Krisen tetap menggunakan juknis sebelumnya, yaitu Peraturan Kepala BKN nomor 30 tahun 2007 tentang Pedoman Pengadaan CPNS. “Juknisnya tetap yang lama. Jadi setelah diumumkan selama lima hari, akan diikuti dengan pemasukan berkas. Dengan demikian tahapan pengumuman akan berlangsung selama dua pekan.
Menariknya, untuk usulan tenaga SMA yang semula untuk mengisi kebutuhan tenaga Pol PP dan Polhut, kata Krisen, telah ditolak Menpan. Sehingga formasi ini, akan diusulkan nanti di tahun mendatang.
sumber: www.hariankomentar.com
Labels:
Penerimaan
Sunday, October 10, 2010
Formasi CPNS 2010 Kotamogu, Tidak Akomodir Lulusan SMA
Hasil akhir dari rapat kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) se Sulut dan pejabat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemeneg PAN dan RB) Jumat (8/10) akan dipublikasikan Selasa (12/10) besok. Keputusan final sangat mengecewakan mereka yang mengantongi ijazah SMA.
Karena pihak Kemeneg PAN dan RB hanya menerima usulan dari SMK. Kepala BKD Kotamobagu Drs Nasrun Gilalom saat dihubungi kemarin, mengaku usulan formasi SMA yang diusulkan Kotamobagu ditolak Menpan dan BKN. Alasannya, formasi SMA digantikan dengan formasi yang setara dengan SMA, yakni dari sekolah kejuruan, seperti SMEA, STM dan SMKK. “Usulan formasi Kotamobagu masih akan diperbaiki, terutama mengganti usulan formasi SMA yang ditolak,†ujarnya tanpa menyebutkan jumlah usulan formasi SMA yang ditolak. Meski ditolak, lanjut Nasrun, kuota CPNS 2010 Kotamobagu tidak berkurang. Tetap berjumlah 280 sesuai keputusan MenegPAN dan RB beberapa waktu lalu. Soal rincian formasi lengkap, nanti akan diumumkan.
Menurutnya, keputusan rekrutmen sudah bisa dipastikan Oktober ini. Tapi, tahapan seleksi masih akan dibahas lagi bersama seluruh BKD se Sulut. "Kami masih akan rapat lagi dengan BKD Provinsi, untuk menyusun tahapan dan tanggal pastinya," kata Nasrun. Sementara itu diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengusulkan formasi untuk tenaga guru sebanyak 18 orang, tenaga kesehatan sebanyak 111 orang dan tenaga teknis sebanyak 151 orang.
sumber: www.mdopost.com
Karena pihak Kemeneg PAN dan RB hanya menerima usulan dari SMK. Kepala BKD Kotamobagu Drs Nasrun Gilalom saat dihubungi kemarin, mengaku usulan formasi SMA yang diusulkan Kotamobagu ditolak Menpan dan BKN. Alasannya, formasi SMA digantikan dengan formasi yang setara dengan SMA, yakni dari sekolah kejuruan, seperti SMEA, STM dan SMKK. “Usulan formasi Kotamobagu masih akan diperbaiki, terutama mengganti usulan formasi SMA yang ditolak,†ujarnya tanpa menyebutkan jumlah usulan formasi SMA yang ditolak. Meski ditolak, lanjut Nasrun, kuota CPNS 2010 Kotamobagu tidak berkurang. Tetap berjumlah 280 sesuai keputusan MenegPAN dan RB beberapa waktu lalu. Soal rincian formasi lengkap, nanti akan diumumkan.
Menurutnya, keputusan rekrutmen sudah bisa dipastikan Oktober ini. Tapi, tahapan seleksi masih akan dibahas lagi bersama seluruh BKD se Sulut. "Kami masih akan rapat lagi dengan BKD Provinsi, untuk menyusun tahapan dan tanggal pastinya," kata Nasrun. Sementara itu diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengusulkan formasi untuk tenaga guru sebanyak 18 orang, tenaga kesehatan sebanyak 111 orang dan tenaga teknis sebanyak 151 orang.
sumber: www.mdopost.com
Labels:
Kota Kotamobagu
Penerimaan CPNS Mulai 12 Oktober
Proses seleksi penerimaan CPNS 2010 ini diusulkan akan dilakukan pada 12 Oktober pekan depan. Keputusan ini merupakan hasil rapat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut bersama kabupaten/kota bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB), Jumat (9/10) kemarin.
“Hasil rapat bersama kabupaten/kota di KemenPAN tadi (kemarin, red), penerimaan CPNS akan diumumkan 12 Oktober,” ujar Plh Kepala BKD Sulut, Dra Flora Krisen, saat dihubungi, semalam.
Hanya saja, menurutnya, untuk finalnya, harus menunggu penetapan dari MenPAN&RB, EE Mangindaan. “Sebenarnya sesuai usulan, sudah bisa dilakukan tanggal 12, tapi karena harus sesuai penetapan MenPAN, jadi bisa saja bergeser,” tambahnya.
Asisten Deputi MenPAN&RB, menurut Krisen, memastikan SK Penetapan Penerimaan CPNS di Sulut akan ditandatangani MenPAN&RB di awal pekan depan, antara Senin atau Selasa. Rapat yang dilaksanakan kemarin, menurut Krisen, adalah agenda pembahasan petunjuk teknis penyusunan formasi, sekaligus perbaikan-perbaikan.
Formasi CPNS Pemprov Sulut sendiri, sempat dibahas. Pasalnya, menurut KemenPAN&RB, usulan Pemprov untuk formasi Pranata Humas, terlalu besar jumlahnya. “Jadi dari KemenPAN mengurangi 4 dari yang diusulkan. Memang cukup banyak yang diusulkan, karena sesuai kebutuhan SKPD-SKPD. Pemprov pun memperjuangkan pengisian 4 formasi untuk pelatih dan atlit terbaik, masing-masing dari atletik dengan anggar,” sambungnya.
KemenPAN&RB, katanya, sempat mempersoalkan pengusulan untuk formasi olahraga ini. Pasalnya, pengalaman lalu, kuota yang diusulkan ternyata tidak memenuhi target. ”Jadi KemenPAN juga meneliti, agar tidak sembarang memasukkan usulan formasi. Kalau hanya alasan untuk memberikan penghargaan, itu tidak cukup. KemenPAN harus melihat output apa yang bisa mereka berikan ketika menjadi PNS,” jelasnya.
Apa jawaban Pemprov? “Kalau kita hendak mengembangkan olahraga atletik atau anggar, kita sudah punya tenaga yang handal, supaya olahraga di Sulut makin berkembang. Itulah alasan kita mengusulkan formasi olahraga ini,” pungkas wanita murah senyum ini.
Sementara Kepala BKD Bolsel Ridwan Ali mengaku, selain sarjana, mereka juga akan merekrut lulusan SMK sederajat. “Kami usulkan ke MenPAN&RB tinggal menunggu Juknis,” kata Ridwan, kemarin. Menurut Ridwan, yang akan direkrut adalah tamatan SMEA dan STM.
Di Sitaro, ungkap Kepala BKDD Sitaro Dantje Palar mengaku KemenPAN&RB menyetujui 69 lulusan SMK asal SMEA, STM dan SMKK untuk Pemkab Sitaro. “Ini hasil resmi yang ditetapkan dan disahkan MenPAN, dan masuk dalam formasi tenaga teknis,” jelas Palar.
Kepala BKDD Sangihe Drs Olga Makasidama, usai mengikuti rapat pembahasan formasi CPNS di Jakarta, kemarin, mengungkapkan, penerimaan PNS jalur SMK yang disetujui yakni sebanyak 28 orang. Pengrekrutan SMK ini akan diambil dari lulusan SMEA, STM dan SMKK. Sedangkan SMA tidak disetujui. “Padahal Pemkab Sangihe mengusulkan sebanyak 10 orang untuk SMA, tapi ditolak pemerintah pusat,” kata Makasidamo. “Usulan SMA emua kabupaten/kota se-Sulut ditolak,” tambahnya.
sumber: www.mdopost.com
“Hasil rapat bersama kabupaten/kota di KemenPAN tadi (kemarin, red), penerimaan CPNS akan diumumkan 12 Oktober,” ujar Plh Kepala BKD Sulut, Dra Flora Krisen, saat dihubungi, semalam.
Hanya saja, menurutnya, untuk finalnya, harus menunggu penetapan dari MenPAN&RB, EE Mangindaan. “Sebenarnya sesuai usulan, sudah bisa dilakukan tanggal 12, tapi karena harus sesuai penetapan MenPAN, jadi bisa saja bergeser,” tambahnya.
Asisten Deputi MenPAN&RB, menurut Krisen, memastikan SK Penetapan Penerimaan CPNS di Sulut akan ditandatangani MenPAN&RB di awal pekan depan, antara Senin atau Selasa. Rapat yang dilaksanakan kemarin, menurut Krisen, adalah agenda pembahasan petunjuk teknis penyusunan formasi, sekaligus perbaikan-perbaikan.
Formasi CPNS Pemprov Sulut sendiri, sempat dibahas. Pasalnya, menurut KemenPAN&RB, usulan Pemprov untuk formasi Pranata Humas, terlalu besar jumlahnya. “Jadi dari KemenPAN mengurangi 4 dari yang diusulkan. Memang cukup banyak yang diusulkan, karena sesuai kebutuhan SKPD-SKPD. Pemprov pun memperjuangkan pengisian 4 formasi untuk pelatih dan atlit terbaik, masing-masing dari atletik dengan anggar,” sambungnya.
KemenPAN&RB, katanya, sempat mempersoalkan pengusulan untuk formasi olahraga ini. Pasalnya, pengalaman lalu, kuota yang diusulkan ternyata tidak memenuhi target. ”Jadi KemenPAN juga meneliti, agar tidak sembarang memasukkan usulan formasi. Kalau hanya alasan untuk memberikan penghargaan, itu tidak cukup. KemenPAN harus melihat output apa yang bisa mereka berikan ketika menjadi PNS,” jelasnya.
Apa jawaban Pemprov? “Kalau kita hendak mengembangkan olahraga atletik atau anggar, kita sudah punya tenaga yang handal, supaya olahraga di Sulut makin berkembang. Itulah alasan kita mengusulkan formasi olahraga ini,” pungkas wanita murah senyum ini.
Sementara Kepala BKD Bolsel Ridwan Ali mengaku, selain sarjana, mereka juga akan merekrut lulusan SMK sederajat. “Kami usulkan ke MenPAN&RB tinggal menunggu Juknis,” kata Ridwan, kemarin. Menurut Ridwan, yang akan direkrut adalah tamatan SMEA dan STM.
Di Sitaro, ungkap Kepala BKDD Sitaro Dantje Palar mengaku KemenPAN&RB menyetujui 69 lulusan SMK asal SMEA, STM dan SMKK untuk Pemkab Sitaro. “Ini hasil resmi yang ditetapkan dan disahkan MenPAN, dan masuk dalam formasi tenaga teknis,” jelas Palar.
Kepala BKDD Sangihe Drs Olga Makasidama, usai mengikuti rapat pembahasan formasi CPNS di Jakarta, kemarin, mengungkapkan, penerimaan PNS jalur SMK yang disetujui yakni sebanyak 28 orang. Pengrekrutan SMK ini akan diambil dari lulusan SMEA, STM dan SMKK. Sedangkan SMA tidak disetujui. “Padahal Pemkab Sangihe mengusulkan sebanyak 10 orang untuk SMA, tapi ditolak pemerintah pusat,” kata Makasidamo. “Usulan SMA emua kabupaten/kota se-Sulut ditolak,” tambahnya.
sumber: www.mdopost.com
Labels:
Penerimaan
Pendaftaran CPNS Tidak DIpungut Biaya
Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil di jajaran pemerintahan Kabupaten Minahasa Tenggara yang akan dibuka dalam waktu dekat, dipastikan Kepala BKDD Mitra Robby Ngongoloy terbuka bagi umum dengan formasi yang telah diatur dan tidak dipungut biaya.
"Kualifikasi detail akan menyusul saat pengumuman pendaftaran dan dipastikan pendaftarannya gratis," ungkap Ngongoloy kepada sejumlah wartawan belum lama ini.
Seperti penjelasan sebelumnya, Mitra tidak memiliki formasi SMA seperti daerah lainnya. Hal ini dipastikan Ngongoloy bukan karena tidak adanya permintaan dari Pemkab Mitra. Akan tetapi kabupaten kota terkait hanya bersifat meminta dan keputusan akan diatur sesuai petunjuk teknis dari Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
"Mitra sudah mengajukan formasi SMA tetapi keputusan tetap ada di pusat yang tidak memberikan kuota lulusan SMA untuk Mitra,"tandas Ngongoloy.
sumber: www.tribunmanado.co.id
"Kualifikasi detail akan menyusul saat pengumuman pendaftaran dan dipastikan pendaftarannya gratis," ungkap Ngongoloy kepada sejumlah wartawan belum lama ini.
Seperti penjelasan sebelumnya, Mitra tidak memiliki formasi SMA seperti daerah lainnya. Hal ini dipastikan Ngongoloy bukan karena tidak adanya permintaan dari Pemkab Mitra. Akan tetapi kabupaten kota terkait hanya bersifat meminta dan keputusan akan diatur sesuai petunjuk teknis dari Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
"Mitra sudah mengajukan formasi SMA tetapi keputusan tetap ada di pusat yang tidak memberikan kuota lulusan SMA untuk Mitra,"tandas Ngongoloy.
sumber: www.tribunmanado.co.id
Labels:
Minahasa Tenggara
Friday, October 8, 2010
Formasi CPNS 2010 Sitaro Resmi Ditetapkan
Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sitaro, Jumat (08/10) kemarin, resmi ditetapkan pada pertemuan yang dilaksanakan pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi yang dipimpin Asisten Deputi SDM dan dihadiri seluruh perwakilan propinsi, kabupaten/kota se-Indonesia.
Demikian dikatakan Bupati Sitaro Toni Supit SE MM lewat Kepala BKDD Sitaro Dantje Palar SH, sembari menjelaskan penetapan sudah dilakukan, namun belum diterima karena tinggal menunggu ditandatangani Menpan-RB EE Mangindaan.
Dikatakannya, nantinya setelah ditandatangani formasi tersebut akan diserahkan pihak propinsi ke kabupaten/kota. “Kemungkinan dalam satu dua hari ini formasi tersebut diserahkan, dan setelahnya langsung diberikan ke kabupaten/kota. Pekan depan kami sudah mulai action untuk persiapan penerimaan CPNS,” tandasnya.
Sementara itu, kata dia, kualifikasi lulusan SMA sudah dipastikan tidak terakomodir, bahkan hal ini juga dialami kabupaten/kota lain yang ada di Sulut. “Bahkan ada salah satu utusan yakni Kota Bitung sempat geram karena lulusan SMA tidak terakomodir di daerahnya,” ujarnya.
Dia pun menambahkan, jumlah formasi bagi Sitaro tidak ada perubahan yakni 289. Terdiri Kesehatan 44, Guru 75 dan Teknis 170. “Untuk teknis jumlah formasi di lulusan SMK bertambah 15, dari usulan 54. Jumlah tersebut tambahan dari usulan lulusan SMA, karena tidak terakomodir maka kami alihkan ke SMK,” pungkasnya.(sal)
Demikian dikatakan Bupati Sitaro Toni Supit SE MM lewat Kepala BKDD Sitaro Dantje Palar SH, sembari menjelaskan penetapan sudah dilakukan, namun belum diterima karena tinggal menunggu ditandatangani Menpan-RB EE Mangindaan.
Dikatakannya, nantinya setelah ditandatangani formasi tersebut akan diserahkan pihak propinsi ke kabupaten/kota. “Kemungkinan dalam satu dua hari ini formasi tersebut diserahkan, dan setelahnya langsung diberikan ke kabupaten/kota. Pekan depan kami sudah mulai action untuk persiapan penerimaan CPNS,” tandasnya.
Sementara itu, kata dia, kualifikasi lulusan SMA sudah dipastikan tidak terakomodir, bahkan hal ini juga dialami kabupaten/kota lain yang ada di Sulut. “Bahkan ada salah satu utusan yakni Kota Bitung sempat geram karena lulusan SMA tidak terakomodir di daerahnya,” ujarnya.
Dia pun menambahkan, jumlah formasi bagi Sitaro tidak ada perubahan yakni 289. Terdiri Kesehatan 44, Guru 75 dan Teknis 170. “Untuk teknis jumlah formasi di lulusan SMK bertambah 15, dari usulan 54. Jumlah tersebut tambahan dari usulan lulusan SMA, karena tidak terakomodir maka kami alihkan ke SMK,” pungkasnya.(sal)
Lulusan SMA di Minsel Gigit Jari, Tidak Diakomodir di CPNS 2010
Perjuangan pemkab untuk mengusulkan lulusan SMA agar masuk formasi CPNS 2010, ternyata gagal. Pasalnya, pertemuaan Kepala BKDD Minsel Rory Ferdinandus SE di Kementerian PAN-RB kemarin, menetapkan untuk Minsel tidak ada for-masi lulusan SMA.
“Untuk lulusan SMA ditolak. Jadi usulan 10 formasi kami pindahkan ke lulusan SMK agar kuota 265 tidak berkurang,” ujar Ferdinandus kemarin (08/10).
Sementara itu, untuk jadwal penerimaan, menurut Ferdinandus masih akan dikonsultasikan dengan pemerintah propinsi agar waktu pelaksanaannya bersamaan. “Untuk waktunya, nanti dikoordinasi oleh pemprop agar penerimaan CPNS bisa berlangsung bersamaan seluruh kabupaten/kota,” tambahnya.
sumber: www.hariankomentar.com
“Untuk lulusan SMA ditolak. Jadi usulan 10 formasi kami pindahkan ke lulusan SMK agar kuota 265 tidak berkurang,” ujar Ferdinandus kemarin (08/10).
Sementara itu, untuk jadwal penerimaan, menurut Ferdinandus masih akan dikonsultasikan dengan pemerintah propinsi agar waktu pelaksanaannya bersamaan. “Untuk waktunya, nanti dikoordinasi oleh pemprop agar penerimaan CPNS bisa berlangsung bersamaan seluruh kabupaten/kota,” tambahnya.
sumber: www.hariankomentar.com
Labels:
Minahasa Selatan
Subscribe to:
Posts (Atom)
