Web Hosting

Wednesday, November 10, 2010

Lulusan SMA di Minsel Kecewa, Menpan Tidak Akomodir

Sejumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengandalkan ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Minahasa Selatan (Minsel) mengaku kecewa berat. Pasalnya mereka tak diakomodir Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) untuk ikut bersaing pada pengangkatan tahun ini.

Kekecewaan ini disebabkan karena daerah lain disetujui untuk menerima jebolan putih abu-abu. Pun hanya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang disetujui.

"Bandingkan Manado, Minsel merupakan daerah yang jauh dari perkotaan. Dengan jarak tempuh terbilang jauh," tutur Rommy Kella dan Felix Pesik dua warga Amurang.

Menurut keduanya harus ikut dilihat kondisi wilayah termasuk daerah daratan yang sulit dijangkau. "Buktinya masih banyak desa di Minsel yang terisolir, karena letaknya yang jauh," sambung Pesik.

Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Minsel Rory Ferdinandus SE mengatakan pihaknya sudah berupaya mengusulkan kuota SMA namun tidak diakomodir. "Sudah tak mungkin untuk jalur ijazah SMA,รข€ tegasnya. Sedangkan mengenai formasi, pihak BKDD belum dapat mempublikasikannya. "Kita masih akan menunggu dari pemerintah provinsi," pungkas Ferdinandus.

sumber: www.mdopost.com

Pengumuman CPNS Kota Tomohon 2010 Diperkirakan Jumat Depan

Pengumuman jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 diperkirakan pada Jumat (12/11) lusa.

Pasalnya, sehari sebelumnya, yakni Kamis (11/11), seluruh kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) se-Sulut akan melakukan rapat bersama dalam rangka membicarakan penyusunan jadwal tahapan penerimaan CPNS Sulut 2010.

"Informasi terakhir kami akan kumpul pada hari Kamis," terang Kepala BKD Tomohon, Drs Arody Tangkere. Menurutnya dalam rapat BKD tersebut sekalian akan diserahkan rincian 270 formasi yang sudah ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN & RB).

"Kalau rapat hari Kamis tidak ada halangan, kemungkinan besar keesokan harinya pengumuman penerimaan CPNS tahun 2010 akan disampaikan secara resmi," ujar Tangkere. Ditambahkannya, tahapan penerimaan CPNS akan menyesuaikan petunjuk teknis yang diterima saat rapat koordinasi nanti. Untuk itu, dirinya menjamin tahapan penerimaan sudah dipersiapkan lebih dahulu dan tinggal disesuaikan dengan Juknis.

"Informasi soal penerimaan CPNS akan kami sampaikan seluas-luasnya kepada masyarakat," pungkas Tangkere.

sumber: www.mdopost.com

Tuesday, November 9, 2010

Lulusan SMA/SMK Harus Miliki Keterampilan

Formasi CPNS 2010 untuk Kota Tomohon sebagaimana kuota yang telah ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), jumlahnya mencapai 270 orang. Dari formasi tersebut, 56 diantaranya dibuka untuk lulusan SMA/SMK.

Khusus untuk lulusan SMA/SMK yang akan direkrut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tomohon Drs Arody Tangkere menegaskan bahwa mereka harus memiliki keterampilan khusus. “Untuk lulusan SMA dan SMK harus memiliki keterampilan plus. Minimal dapat mengoperasikan komputer,” katanya, kemarin (08/11).

Menurut Tangkere, dengan mendapatkan kuota CPNS yang cukup besar, hal itu justru memunculkan kekhawatiran dari Pemkot Tomohon. Sebab bisa dipastikan CPNS akan ‘menyerbu’ Kota Tomohon seperti tahun 2009 lalu. “Kalau pelamar di kabupaten/kota lain mengetahui formasi ini, kami khawatir jumlah pelamar akan membludak. Lulusan SMA/SMK akan berbondong-bondong ikut seleksi di Tomohon,” tukasnya.

Sementara itu, terkait formasi CPNS yang telah ditanda tangani Menpan, Tangkere menegaskan pemkot sepenuhnya menyerahkan kepada Pemprop Sulut. “Kami menyerahkannya pada Pemprop Sulut. Jadi pemkot tinggal menunggu undangan untuk menentukan jadwal penerimaan yang akan dilakukan secara serentak,” terangnya.

Di sisi lain, Tangkere menambahkan bahwa dalam penerimaan CPNS 2010 akan mengedepankan profesionalitas. Artinya, pelak-sanaan akan dilakukan secara transparan dan terbuka. “Tidak ada upaya profit oriented. Semua akan kita laksanakan secara murni dan transparan,” pungkasnya.

sumber: www.hariankomentar.com

Formasi SMA/SMK Minahasa Utara Hanya 25 Kursi

Jatah formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Minut Tahun 2010 untuk lulusan SMA/SMK ternyata hanya 25 kursi. Demikian dijelaskan Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Minut, FF Sigar SH ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (08/11) kemarin.

Menurutnya, memang ada ketambahan 50 kursi bagi CPNS Minut seperti yang sudah disampaikan beberapa waktu yang lalu. Sayangnya, itu tidak semuanya untuk lulusan SMA/SMK. “Yang 25 lagi akan kita tambahkan ke formasi tenaga teknis yang masih sangat dibutuhkan. Kita memang masih kekurangan untuk tenaga teknis khususnya sarjana jadi tambahan itu sebagian SMA/SMK sebagian lagi sarjana,” terang Sigar lagi.

Dengan demikian dari formasi yang sudah disampaikan sebelumnya yang 208 setelah ketambahan menjadi 258 dengan perincian guru 94, tenaga kesehatan 64 dan teknis 52 ditambah 25 menjadi 77 serta khusus SMA/SMK 25. Sigar juga menambahkan untuk petunjuk teknis lengkap serta rumpun jabatan yang akan diterima belum ada di Pemkab Minut. “Kita tunggu itu dari Pemprop Sulut, kalau sudah ada kita jemput kesana dan pasti disampaikan ke media,” jelasnya singkat.

sumber?: www.hariankomentar.com

Kuota Bertambah

Manado-Enam kabupaten/kota se-Sulut berhasil mendapatkan tambahan kuota pada penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) untuk tahun 2010 ini. Mereka adalah Bitung yang mendapat tambahan 45 kursi, Minut (50), Bolsel (47), Boltim (103), Mitra 25 kursi, sedangkan Kota Kotamobagu terbanyak dengan jumlah 136 kursi. Total tambahan kuota se-Sulut mencapai 406 CPNS.

Dari 406 tambahan yang diberikan Menpan, 192 di antaranya tambahan jatah bagi lulusan SMA/SMK. Sedangkan sisanya 214 kuota, diperuntukkan bagi lulusan S1 dan D3. Untuk 214 jatah S1 dan D3, bakal ditempatkan di Kota Kotamobagu 136 dan 53 di Boltim serta Minut 25 orang.

Namun sayangnya BKD di masing-masing daerah yang ketambahan kuota, sampai kemarin (08/11), menurut staf khusus MenPAN bidang Sosial Politik Drs Jhonny Lontaan, belum memasukkan formasi peruntukaannya. Padahal formasi sebelumnya yang diajukan baik dari propinsi mau pun kabupaten/kota telah ditandatangani oleh Menpan dan telah diambil oleh Jackson Lomban dari BKD Propinsi Sulut.

“Dari Kementerian PAN telah memberikan tambahan CPNS yang akan direkrut tahun 2010 ini dari jumlah persetujuan sebelumnya. Dari jumlah kuota tambahan yang diberikan didominasi peruntukannya bagi lulusan SMA/SMK plus. Maksudnya plus berarti mempunyai keahlian tambahan seperti kemampuan berbahasa Inggris atau komputer. Dan harus dapat dibuktikan dengan sertifikat dari lembaga resmi. Bagi calon berijazah sarjana ada ketambahan juga, namun jumlahnya kecil, selain itu juga lebih diperuntukkan bagi tenaga guru dan medis,” papar Lontaan, Senin kemarin.

Tapi jadwal penerimaan bisa saja bergeser, bila pemerintah daerah lewat BKD tidak segera memasukkan formasi. “Sedangkan untuk formasi di luar tambahan telah disetujui dan ditandatangani pak menteri. Tapi sekarang masih ada ganjalan, karena kuota tambahan belum diberikan formasi peruntukannya, Bila telah dimasukkan, pasti segera ditandatangani agar pelamar tidak menunggu terlalu lama,” ujar Lontaan.
Guna mempercepat penerimaan CPNS, kata Lontaan, dimintakan agar BKD dapat lebih proaktif lagi menyusun formasi. Bila perlu BKD kota/kabupaten berkonsultasi dengan BKD propinsi mencari format sesuai kebutuhan. Mengenai kapan waktunya tes dilakukan, pihak Kementerian PAN menyerahkannya kepada propinsi sebagai koordinator, karena memang kewenangan ada di tangannya. Tapi terlebih dulu disarankan berkonsultasi juga dengan BKM regional di Makassar. Ini untuk mengantisipasi adanya calon yang berpindah-pindah, ikut tes di dua daerah yang berbeda.

sumber: www.hariankomentar.com

Kuota Tambahan CPNS
di 6 Kab/Kota se-Sulut
Kabupaten Mitra : 25 CPNS
Kota Bitung : 45 CPNS
Kabupaten Bolsel : 47 CPNS
Kabupaten Minut : 50 CPNS
Kabupaten Boltim : 103 CPNS
Kota Kotamobagu : 136 CPNS
Total : 406 CPNS

Sunday, November 7, 2010

Tes Masuk Dilaksanakan Akhir Desember 2010

Menyusul pernyataan Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi EE Mangindaan bahwa formasi dan juknis penerimaan CPNS se-Sulut sudah rampung, maka Senin (07/11) ini BKD propinsi dan kabupaten/kota se-Sulut segera menjemputnya di Jakarta. Penerimaan CPNS pun segera dibuka dan diperkirakan, tes seleksi masuk akan digelar akhir Desember 2010.

Hal ini dibenarkan Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Propinsi Sulut, Flora Krisen kepada Komentar, Minggu (07/11) kemarin. “Memang masih akan dibicarakan dengan kabupaten/kota lainnya. Namun diperkirakan ujian masuk CPNS sekitar akhir Desember. Kalau cepat mungkin sebelum Natal, kalau pun sedikit terlambat, paling pertengahan antara sesudah natal dan sebelum tahun baru,” jelas Krisen.

Dikatakannya, tahapan penerimaan CPNS sudah sangat mepet dimulai dari pengumuman, penerimaan berkas, pemeriksaan berkas dan lainnya sebelum ujian masuk. “Besok (hari ini, red) pemprop akan ambil SK formasi kemudian Kamis mendatang, ada rapat koordinasi dengan kabupaten/kota sekaligus menyerahkan SK formasi, selanjutnya ada tahapan pengumuman selama 15 hari. Ini sesuai ketentuan. Usai pengumuman, ada penerimaan berkas dan seleksi berkas. Dan terakhir pelamar yang lolos berkas akan ambil nomor ujian. Jadi tahapannya sangat panjang,” jelas Krisen.

Pekan ini, Krisen memastikan akan ada rapat koordinasi pemprop dengan kabupaten/kota untuk membahas tahapan ini, karena pelaksanaan ujian harus serentak. “Pemprop akan menyerahkan SK formasi kepada kabupaten/kota dalam rapat koordinasi nanti,” tambahnya. Seperti diketahui jumlah CPNS untuk pemprop sesuai usulan dan SK formasi CPNS berjumlah 128 orang.

Sementara terkait dengan honor daerah (honda) dikatakan Krisen, hasil verifikasi tim dari pusat yang sudah selesai diperiksa, masih akan melewati tahapan uji publik. Dalam tahapan uji publik ini, justru peran masyarakat yang akan menentukan. “Nantinya nama-nama honda yang lulus berkas dari hasil verifikasi akan diuji publik ke masyarakat. Peran warga sangat penting. Silakan laporkan kalau ada masalah, misalnya nama-nama tersebut tidak memenuhi syarat,” tegas Krisen. Seperti diketahui, untuk Honda Pemprop Sulut sekitar 800-an nama yang diakomodasi dan lulus berkas hasil pemeriksaan tim dari pusat.

sumber: www.hariankomentar.com

Monday, November 1, 2010

Menpan Memperketat Tes CPNS 2010

JAKARTA- Janji Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenneg PAN-RB) memperketat tes masuk CPNS tahun ini dibuktikan. Sebab Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang bertugas menyusun soal diwajibkan memasukkan formulir C1 alias tembusan daftar nilai peserta ke Jakarta (Badan Kepegawaian Negara dan Kemenneg PAN-RB, red). Hal ini ditegaskan Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) KemenPAN-RB Ramli Naibaho. "Ini untuk mencegah terjadinya permainan data oleh pemerintah daerah," katanya.

Dia menjelaskan, banyak laporan begitu hasil tes peserta CPNS diperiksa PTN dan diserahkan ke pemerintah daerah, sering terjadi kecurangan. Apalagi sistem pengumuman CPNS, hanya dicantumkan nomor dan nama tanpa nilai tes. "Kalau sebelumnya BKN hanya bisa menerima berkas CPNS yang diajukan BKD, tanpa tahu layak atau tidak CPNS tersebut. Sekarang BKN akan tahu kalau CPNS-nya tidak layak bila ada laporan dan ribut-ribut. Makanya mulai tahun ini, para rektor diminta mengirimkan daftar nilai CPNS ke BKN, selain ke Pemda," tutur Ramli, kepada koran ini, Minggu (31/10).


Dengan daftar nilai itu, lanjut Ramli, BKN akan membandingkan hasil pengumuman tes CPNS yang diajukan BKD. Nah, bila ada perbedaan antara pengumuman dengan daftar nilainya, BKN atas perintah MennegPAN-RB EE Mangindaan berhak menganulir nama yang tidak lulus. "Misalnya A sudah dinyatakan lulus, tapi dari daftar nilai, A nilainya di bawah B. Maka BKN akan mengganti nama A dengan B," ujarnya.

Diakui Ramli, cara ini akan menimbulkan masalah di daerah. Namun, semua akan berjalan aman kalau Pemda tidak melakukan permainan. "Kalau mau seleksi CPNS berjalan aman, ya ikut saja prosedur. Pemda harus jujur, jangan nomor orang yang lulus diganti dengan yang tidak lulus hanya karena ada kedekatan. Jangan berpikir juga cara-cara lama seperti itu akan bisa lolos, karena ada BKN yang akan menjadi satpamnya," bebernya. Dia pun mengimbau Pemda se-Sulut untuk bekerja sama dengan rektor di PTN, dan bukan pembantu rektor atau staf lainnya dalam menyusun soal serta memeriksa hasil tes CPNS. Hal ini untuk mencegah jangan ada kebocoran soal.

"Meski dosen sekalipun tidak boleh, yang harus diajak kerja sama ya rektornya. Karena rektorlah yang bertanggung jawab akan kualitas dan kerahasiaan soal," pungkasnya. Sementara itu, soal kepastian kapan dibukanya penerimaan CPNS di Sulut, tinggal menunggu formasi ditandatangani MennegPAN-RB EE Mangindaan.

"Informasi terakhir penetapannya tinggal ditandatangani MennegPAN," ujar Kepala Bidang Pengadaan dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Dra Olga Saisab, tadi malam. Tambahnya, jika sudah diserahkan ke Pemprov, akan langsung didistribusikan ke kabupaten/kota. Menurutnya, beberapa pekan terakhir ada revisi formasi CPNS untuk beberapa kabupaten/kota.

"Jadi kemungkinan besar pekan ini sudah ada penetapan. Hari ini kita akan melakukan kroscek dengan KemennegPAN," ujarnya.

Dia juga mengakui, persiapan rekrutmen sudah 100 persen. "Pokoknya tinggal menunggu penetapan MennegPAN. Jadwalnya sudah kita susun. Tapi soal waktu, itu masih tentatif, menyesuaikan dengan waktu turunnya penetapan," sambungnya, seraya mengatakan, bila sudah ada penetapan formasi, akan dilaksanakan pertemuan dengan BKD kabupaten/kota se-Sulut untuk kemudian dilaksanakan pengumuman penerimaan CPNS lalu tahapan penerimaan surat lamaran oleh Tim Pengadaan.

Hal senada diakui Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Sitaro Dantje Palar SH. Menurutnya, kabar terakhir dari KemennegPAN-RB, formasi CPNS akan disahkan pekan ini, dan langsung ke kabupaten/kota. "Rencananya formasi penerimaan CPNS akan diserahkan pekan ini," ujar Palar, kemarin. Plt Kepala BKDD Bolmut Asripan Nani mengaku, formasi CPNS Bolmut akan segera dijemput BKD Sulut pekan ini.

"Kemungkinan besar pekan ini penerimaan CPNS," ujar Asripan Nani. Di Minsel juga dikabarkan akan berlangsung pekan ini.

"Memang awal bulan ini pelaksanaan penerimaan CPNS," ujar Penjabat Bupati Minsel Drs Meiki Onibala, kemarin.

sumber: www.mdopost.com