Web Hosting

Friday, October 8, 2010

Lulusan SMA di Minsel Gigit Jari, Tidak Diakomodir di CPNS 2010

Perjuangan pemkab untuk mengusulkan lulusan SMA agar masuk formasi CPNS 2010, ternyata gagal. Pasalnya, pertemuaan Kepala BKDD Minsel Rory Ferdinandus SE di Kementerian PAN-RB kemarin, menetapkan untuk Minsel tidak ada for-masi lulusan SMA.

“Untuk lulusan SMA ditolak. Jadi usulan 10 formasi kami pindahkan ke lulusan SMK agar kuota 265 tidak berkurang,” ujar Ferdinandus kemarin (08/10).

Sementara itu, untuk jadwal penerimaan, menurut Ferdinandus masih akan dikonsultasikan dengan pemerintah propinsi agar waktu pelaksanaannya bersamaan. “Untuk waktunya, nanti dikoordinasi oleh pemprop agar penerimaan CPNS bisa berlangsung bersamaan seluruh kabupaten/kota,” tambahnya.

sumber: www.hariankomentar.com

Pemkab Mitra Tunggu Rincian Formasi CPNS 2010

Rincian formasi penerimaa CPNS Tahun 2010 ini ternyata belum juga diserahkan ke setiap Kabupaten/Kota. Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Mitra, Drs Robby Ngongoloy MSi menjelaskan, ketika dihubungi harian ini via ponsel Jumat (08/10) kemarin menjelaskan, memang telah digelar rapat dengan pihak BKD Sulut, tetapi bukan dalam rangka pemberitahuan tentang rincian formasi penerimaan CPNS untuk tiap kabupaten/kota.

“Tadi (kemarin, red) memang ada rapat dengan pemprop, tetapi rapat yang sifatnya koordinatif dalam rangka penerimaan CPNS 2010. Belum diserahkan sama sekali rincian formasi untuk setiap kabu-paten/kota. Mungkin nanti pekan depan,” ujarnya.

Karena itu, kata Ngongoloy, pihaknya belum mau berandai-andai formasi penerimaan CPNS Mitra, termasuk diakomodir tidaknya lulusan SMA. “Selama rincian formasi belum diterima, maka peluang (lulusan SMA terakomodir dalam penerimaan CPNS) masih tetap ada. Kita tunggu saja,” jelasnya.
Ngongoloy bahkan mengata-kan, pihaknya terus berupaya memperjuangkan adanya kuota untuk lulusan SMA sederajat dalam penerimaan CPNS ini. Jumlah yang diusulkan untuk Mitra bahkan mencapai 40 kursi.

“Ini kita sesuaikan dengan kebutuhan. Apakah usulan ini dapat diterima atau tidak, kita tunggu saja. Yang pasti Pemkab Mitra akan terus berupaya,” pungkasnya.

sumber: www.hariankomentar.com

Thursday, October 7, 2010

Lima Kabupaten/Kota Ada Jatah Formasi SMA

Rekrutmen CPNS 2010 di Sulawesi Utara, masih tetap mengakomodasi para lulusan SMA (Sekolah Menengah Atas). Namun dari 15 kabupaten/kota yang ada di Nyiur Melambai, jatah lulusan SMA hanya untuk Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), Bo-mong Timur (Boltim), Sangihe, Talaud dan Kota Bitung. Hal ini diamini Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi, EE Mangindaan kepada Komentar, baru-baru ini.

Menurut mantan Gubernur Sulut ini, kelima daerah terse-but dijatahi formasi lulusan SMA karena dikategori daerah pemekaran baru, serta memiliki wilayah terpencil dan per-batasan. Boltim dan Bolsel memenuhi syarat karena daerah pemekaran baru dan Sangihe-Talaud merupakan daerah perbatasan.

“Sedangkan untuk Bitung, karena ada Pulau Lembeh-nya. jadi warga pulau itu bisa mengajukan diri dari lulusan SMA untuk ikut seleksi CPNS ini,” tukas Mangindaan. Namun dia mengimbau, agar para lulusan SMA ini harus memiliki keterampilan. “Jadi kita memberi peluang terhadap lulusan SMA plus,” tambah pejabat yang akrab disapa Lape ini.

Dia menambahkan, seleksi CPNS secara serentak se-Indonesia, termasuk Sulut, akan berlangsung akhir Oktober (sekitar tanggal 27-28). “Ujian CPNS serentak se-Indo-nesia termasuk Sulut berlangsung akhir bulan Oktober ini,” imbuhnya seraya menambah-kan, formasi untuk daerah-daerah akan diterbitkan pekan depan.

“Terakhir penetapan forma-sinya minggu depan untuk seluruh Indonesia, termasuk Sulut diterbitkan,” katanya. Di sisi lain, dia mengatakan, rekrutmen CPNS secara umum tetap memprioritaskan tenaga guru, administrasi dan lainnya. Namun, itu sangat tergantung kebutuhan daerah yang bersangkutan, sambung Lape.
sumber: www.hariankomentar.com

Tuesday, October 5, 2010

Penerimaan CPNS SULUT Kemungkinan 11 Oktober Mendatang

MANADO-Kemungkinan besar penerimaan CPNS 2010 di Sulut mulai tanggal tanggal 11 Oktober pekan depan. Tanggal 8 Oktober, seluruh BKD di Sulut mengambil SK MenPAN dan Reformasi Birokrasi soal formasi CPNS, termasuk petunjuk pelaksanaan teknisnya.


Sekretaris BKD Sulut, Flora Krisen mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan undangan resmi itu. "Jadi SK dan Juknis ini sesuai undangan akan diambil semua BKD se-Sulut tanggal 8 Oktober," jelasnya, Senin (4/10/2010).


Selain itu, semua BKD di Sulut juga akan menerima bimbingan teknis (Bimtek) mengenai tata cara penerimaan CPNS 2010, selama sehari. "Tanggal 9 Oktober sudah kembali lagi ke Manado," sebut Flora. Selanjutnya kata Flora, BKD di Sukut akan rapat koordinasi bersama membahasa penyusunan jadwal dan penerimaan CPNS.
Dengan berpatokan pada Juknis MenPAN itu. "Jika tidak ada halangan, tanggal 11 Oktober sudah diumumkan secara resmi penerimaan CPNS 2010 sesuai dengan formasi yang disetujui Menpan, bersamaan dengan pengumuman jadwal tahapan penerimaan CPNS," jelasnya.


Soal pengangkatan tenaga honorer daerah, Flora menjelaskan, pelaksanaannya dengan pengaturan terpisah, dan tidak bersamaan dengan penerimaan CPNS. "Penerimaan Honda diatur sendiri. Datanya sudah kami kirimkan ke pusat," jelas Flora. Tahun ini, batas pengangkatan per 31 Desember 2005.


"Honda yang bisa diangkat adalah yang telah mengabdi setahun penuh secara terus menerus," sebutnya. Namun prosesnya kata Flora, data Honda tadi tetap akan melalui proses seleksi, validasi dan verifikasi. Lolos itu, sudah menunggu uji publik dari BKD setempat.


"Nantinya setelah itu baru kami lakukan uji publik, dan nantinya publik sendiri yang akan menilai layak tidaknya Honda diangkat menjadi PNS," kata Flora menjelaskan mekanisme pengangkatan Honda. Uji publik akan berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak selesai tahapan verifikasi.
Berdasar data BKD Sulut, tahun ini usulan formasi CPNS di Sulut mencakup 15 kabupaten/kota sebanyak 3841 posisi. Khusus Pemprov Sulut mengajukan usulan sebanyak 128 tanpa formasi SMA.

sumber: www.tribunmanado.co.id

Monday, October 4, 2010

Minahasa Menunggu Juknis

Tondano
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKDD) Pemkab Minahasa Drs Jorry Gumansing kenegaskan, jumlah Honda yang akan diangkat menjadi PNS tergantung usulan yang akan dimasukkan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Mengenai jumlah Honda itu tergantung dari berapa jumlah yang akan dimasukkan atau diusulkan tiap SKPD. Dan saat ini, dari kami sudah mengembalikan kepada masing-masing SKPD untuk memasukkan berapa jumlah Honda yang akan diusulkan,” ujarnya seraya menepis tudingan bahwa Honda di Minahasa yang akan diangkat menjadi PNS tidak jelas.

Sementara itu, mengenai penerimaan CPNS di Pemkab Minahasa, menurut Gumansing, pihaknya masih menunggu akan Petunjuk Teknis (Juknis) dari pemerintah pusat. “Untuk CPNS kami masih menunggu Juknis yang sampai dengan saat ini belum kami kantongi. Kalau sudah ada, misalnya pada bulan Oktober ini tentunya akan secepatnya kita proses,” tukasnya.

sumber: www.hariankomentar.com

Juknis Turun Minggu Depan

JAKARTA—Petunjuk teknis (Juknis) seleksi CPNS 2010 dipastikan pertengahan Oktober atau pekan depan. Kesiapan daerah pula, terutama anggaran pegawai dan biaya rekrutmen, mempengaruhi cepat lambatnya Juknis turun.
"Cepat lambatnya Juknis turun tergantung daerah. Kalau daerah telah mengajukan kesiapan diri melaksanakan seleksi, pemerintah pusat siap mengeluarkan Juknisnya," tegas Deputi bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN&RB) Ramli Naibaho pada Koran ini, Minggu (3/10) siang.
Menurutnya, kesiapan dana menjadi salah satu persyaratan penting lantaran pemerintah daerah dilarang keras meminta biaya pada calon pelamar. Selain itu dalam pelaksanaan CPNS harus menerapkan sistem transparan, bebas KKN, dan objektif. "Daerah tidak boleh hanya mengandalkan dana APBN, tapi anggaran dalam APBD-nya ada tidak? Itu masuk dalam pertimbangan pusat juga karena setiap penerimaan CPNS pasti ada penambahan biaya belanja pegawai," tuturnya.
Dia menambahkan, beberapa daerah yang telah mengajukan usulan untuk penerimaan CPNS, salah satunya Sulut. Atas pengajuan ini, Ramli menyatakan, pihaknya akan mengeluarkan Juknis pada pertengahan Oktober nanti. "Beberapa daerah, termasuk Sulut, sudah siap. Makanya Juknisnya pertengahan Oktober turun," ucapnya.
Data diperoleh, seluruh pemerintah daerah di Sulut: 15 kabupaten/kota bersama Pemprov Sulut telah mendapat jatah 3.455 orang. Jumlah ini merupakan kuota yang telah disetujui MenPAN&RB sejak pertengahan Agustus lalu. Demikian pula dengan formasi jabatannya, sudah disetujui MenPAN&RB.
Bagaimana dengan daerah yang belum siap? Menurut Ramli, pihaknya memberikan kesempatan pada pemerintah daerah hingga awal Desember. Sebab, akhir Desember proses perekrutan sudah harus selesai.
Berbeda dengan daerah, instansi pusat telah melaksanakan seleksi CPNS sejak September. Sebut saja Kejaksaan Agung, BKN, Kemenkeu, BPKP, dll. Soal ini, kata Ramli, karena instansi pusat lebih cepat mengajukan usulan ke Kementerian PAN&RB. Sedangkan daerah lebih sulit karena jumlahnya lebih banyak dan punya karakteristik yang berbeda juga.

Usulan Kuota CPNS 2010
PEMPROV SULUT 128
MANADO 217
TOMOHON 214
MINAHASA 25
MITRA 240
MINUT 208
MINSEL 265
BOLMONG 304
KOTAMOBAGU 280
BOLMUT 219
BOLTIM 219
BOLSEL 270
TALAUD 291
SITARO 289
SANGIHE 286

Jumlah 3455

sumber: www.mdopost.com

Penerimaan CPNS 2010 Segera Dibuka

MANADO — Pemerintah pusat meminta panitia seleksi tidak memungut dana serupiah pun selama proses rekrutmen CPNS 2010. Makanya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB) mewajibkan pemerintah daerah menyediakan anggarannya di APBD

Menurut Deputi bidang SDM Aparatur KemenPAN&RB Ramli Naibaho, kesiapan dana menjadi salah satu persyaratan penting proses rekrutmen. "Daerah tidak boleh hanya mengandalkan dana APBN, tapi anggaran dalam APBD-nya harus ada,” tukas Ramli. Kesiapan APBD juga disyaratkan untuk biaya belanja pegawai jika CPNS mulai kerja.

Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Flora Krisen mengaku, dalam APBD 2010 sudah ada alokasi dana untuk seluruh proses rekrutmen CPNS 2010. “Saya kurang hafal, tapi sudah tersedia di APBD,” kata Flora.

Demikian juga Pemkot Manado sudah jauh hari menyediakan dana proses rekrutmen itu dalam APBD 2010 senilai Rp420 juta. Jumlah ini naik dari Rp360 juta dari usulan awal. “Semua biaya rekrutmen ditanggung pemerintah, sesuai petunjuk MenPAN,” ujar Kepala BKDD Manado Hans Tinangon. Demikian juga gaji untuk 217 CPNS itu, sudah pasti akan ditampung dalam APBD 2011.
Kepala BKDD Sitaro Dantje Palar mengaku dana penerimaan CPNS sebanyak Rp200 juta sudah disiapkan Pemkab Sitaro di APBD 2010. “Jadi soal dana penerimaan CPNS tak ada masalah,” jamin Palar. Tak hanya itu soal gaji 286 CPNS baru yang akan diterima tahun ini juga sudah dirancang dalam APBD 2011.

Sekertaris BKDD Sangihe SS Maitulung dan Kepala BKDD Talaud Moddy Gumansalangi juga memberikan pengakuan senada. “Sekitar 100 juta lebih dana rekrutmen CPNS kita siapkan,” ujar Maitulung. Pihak BKD kabupaten/kota lain juga mengaku dalam APBD 2010 sudah ada anggaran rekrutmen karena sudah menjadi syarat.

Sebelumnya Ramli Naibaho memastikan petunjuk teknis (Juknis) seleksi CPNS 2010 dipastikan pertengahan Oktober atau pekan depan. Namun kesiapan daerah pula, terutama anggaran pegawai dan biaya rekrutmen, mempengaruhi cepat lambatnya Juknis turun.
Dia menambahkan, beberapa daerah yang telah mengajukan usulan untuk penerimaan CPNS, salah satunya Sulut. Atas pengajuan ini, Ramli menyatakan, pihaknya akan mengeluarkan Juknis pada pertengahan Oktober nanti. "Beberapa daerah, termasuk Sulut, sudah siap. Makanya Juknisnya pertengahan Oktober turun," ucapnya.

Data diperoleh, seluruh pemerintah daerah di Sulut: 15 kabupaten/kota bersama Pemprov Sulut telah mendapat jatah 3.455 orang. Jumlah ini merupakan kuota yang telah disetujui MenPAN&RB sejak pertengahan Agustus lalu. Demikian pula dengan formasi jabatannya, sudah disetujui MenPAN&RB.

Bagaimana dengan daerah yang belum siap? Menurut Ramli, pihaknya memberikan kesempatan pada pemerintah daerah hingga awal Desember. Sebab, akhir Desember proses perekrutan sudah harus selesai.

Sebagai persiapan rekrutmen, para Kepala BKD se-Sulut diundang ke Jakarta. Dijadwalkan Jumat (8/10), Kepala BKD akan membahas rincian formasi jabatan. Pertemuan ini untuk sebagai tindak lanjut surat edaran MenPAN&RB No UND/665/B.III/RB/9/2010 tertanggal 9 September 2010 yang ditandatangani Ramli Naibaho. “Inti pertemuan pada Jumat (8/10) pekan ini untuk membahas rincian jabatan formasi CPNS masing-masing kabupaten/ota se-Sulut,” ungkap Dantje Palar.

“Dari hasil pertemuan ini nantinya akan diserahkan ke MenPAN sebagai tindaklanjut penetapan jabatan formasi CPNS yang akan diterima di kabupaten/kota. Setelah hasil pembahasan ini diajukan ke MenPAN maka hasil formasi dan Juknisnya akan diserahkan,” timpal Kepala BKDD Mitra, Drs Robby Ngongoloy dan Kepala BKD Tomohon Drs Arody Tangkere.

sumber: www.mdopost.com