Pemerintah Kota (Pemko) Tomohon ngotot mendapatkan formasi SMA dan SMK di penerimaan CPNS 2010, lebih banyak dari tahun sebelumnya. Untuk SMA, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tomohon menjatahkan porsi 10 persen dari total kuota yang akan diberikan pusat.
Penyusunan formasi sudah dituntaskan BKD Tomohon dan dikiriman ke BKN dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara. "Formasi sudah selesai disusun dan dikirim ke BKN juga ke MenPAN," tutur Kepala BKD Tomohon Alex Uguy, Rabu (17/02/10) kemarin.
Ia mengakui, tahun ini sedikit lebih terlambat dibanding tahun 2009 lalu. "Tahun lalu, kita mengirimkan formasi bulan Januari. Sekarang memang agak molor, baru dikirim Februari ini," ujar dia. Namun, katanya, hal ini tidak mengganggu proses sebab pihaknya tetap menunggu persetujuan pusat yang nantinya diikuti dengan petunjuk teknis pelaksanaan penerimaan CPNS.
Formasi yang diminta juga mengalami cukup banyak perubahan. Uguy menjelaskan, ada perimbangan dalam usulan formasi untuk golongan dua dan golongan tiga. Pemko Tomohon, lanjut dia, merencanakan akan menerima 250 CPNS untuk golongan dua dan sekitar 300 CPNS untuk golongan tiga. "Golongan dua itulah porsi untuk SMA dan SMK," tambahnya.
Untuk formasi guru, kata Uguy, di tahun ini mengalami pengurangan. "Kami hanya meminta formasi untuk beberapa mata pelajaran saja yang memang belum ada tenaga pendidiknya," kata dia. Ia berharap, formasi yang diusulkan ini bisa diterima pihak BKN dan MenPAN, sehingga mampu menutupi kekurangan pegawai di 44 kelurahan di Tomohon.
sumber: www.tribunmanado.co.id
Saturday, February 20, 2010
Friday, February 19, 2010
Diklat Prajabatan CPNS Prov. SULUT Resmi Ditutup
Pendidikan dan pelatihan (Diklat) Prajab CPNS 2010 gelombang I resmi ditutup Sekprov Drs Robby Mamuaja, kemarin sore, di Aula Diklat Sulut. 20 orang, masing-masing 10 golongan III dan 10 golongan II, dinyatakan sebagai peserta terbaik.
Sekprov didampingi Kepala Badan Diklat Sulut Rosye Kalangi mengatakan, sebagai abdi negara PNS harus kerja paripurna, jangan setengah-setengah. “PNS bukan ajang pamer atau aktualisasi, tapi merupakan ladang pengabdian pada masyarakat untuk memberi layanan yang ramah, cepat, dan memuaskan,” kata Sekprov dalam sambutannya.
Mereka terbaik dalam diklat prajab di golongan III masing-masing, pertama dr Enricco Mamuaja, kedua Ronald Gioh SH, dan ketiga Shintami Saleh SE MM. Sementara untuk golongan II masing-masing Lindsay Sakul, Semmy Lontaan, dan Roland Theo.
Upacara yang dikomandani oleh Stenly Mandagi, SP tersebut ditutup dengan berbagai atraksi yang ditampilkan oleh peserta diklat, diantaranya atraksi bela diri pencak silat dan wushu. Atraksi pencak silat diperagakan oleh Fentje Maengkom dan Gasma U, sedangkan wushu dimainkan oleh Olivia Setiadi.
Sekprov didampingi Kepala Badan Diklat Sulut Rosye Kalangi mengatakan, sebagai abdi negara PNS harus kerja paripurna, jangan setengah-setengah. “PNS bukan ajang pamer atau aktualisasi, tapi merupakan ladang pengabdian pada masyarakat untuk memberi layanan yang ramah, cepat, dan memuaskan,” kata Sekprov dalam sambutannya.
Mereka terbaik dalam diklat prajab di golongan III masing-masing, pertama dr Enricco Mamuaja, kedua Ronald Gioh SH, dan ketiga Shintami Saleh SE MM. Sementara untuk golongan II masing-masing Lindsay Sakul, Semmy Lontaan, dan Roland Theo.
Upacara yang dikomandani oleh Stenly Mandagi, SP tersebut ditutup dengan berbagai atraksi yang ditampilkan oleh peserta diklat, diantaranya atraksi bela diri pencak silat dan wushu. Atraksi pencak silat diperagakan oleh Fentje Maengkom dan Gasma U, sedangkan wushu dimainkan oleh Olivia Setiadi.
Labels:
Prajabatan
CPNS Prov. Sulut Ucapkan Panca Prasetya Korpri
Untuk pertama kalinya CPNS 2010 mengucapkan janjinya sebagai abdi negara. Janji itu diucapkan 200 CPNS yang menjalani pendidikan pelatihan (diklat) prajabatan di Badan Diklat Sulut dalam apel Korpri, Rabu (17/2) kemarin.
Apel Korpri itu yang bertindak sebagai pembina upacara Kepala Badan Diklat Sulut Dra Rosye Kalangi MSi dan pemimpin upacara Kabid Diklat dan PIM Drs Oddy Mewengkang MSi. Sementara yang dipercaya mengucapkan—dan diikuti CPNS lain—janji yang dikenal dengan Panca Prasetya Korpri itu adalah dr Stevanus Pesik dan Shintami Saleh SE MM.
Menurut Rosye, dari lima poin janji itu antara lain yang terpenting harus dicamkan abdi negara adalah point 3: mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan. “Birokrat adalah pelayan masyarakat. Makanya janji itu harus diucapkan, bukan ,” kata Rosye.
sumber: www.mdopost.com
Apel Korpri itu yang bertindak sebagai pembina upacara Kepala Badan Diklat Sulut Dra Rosye Kalangi MSi dan pemimpin upacara Kabid Diklat dan PIM Drs Oddy Mewengkang MSi. Sementara yang dipercaya mengucapkan—dan diikuti CPNS lain—janji yang dikenal dengan Panca Prasetya Korpri itu adalah dr Stevanus Pesik dan Shintami Saleh SE MM.
Menurut Rosye, dari lima poin janji itu antara lain yang terpenting harus dicamkan abdi negara adalah point 3: mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan golongan. “Birokrat adalah pelayan masyarakat. Makanya janji itu harus diucapkan, bukan ,” kata Rosye.
sumber: www.mdopost.com
TKD CPNS 2010 Dibayar Di Bulan Maret
MANADO—Pemprov Sulut akan membayarkan tunjangan kinerja daerah (TKD) bagi CPNS 2010 nanti pertengahan Maret. Sebab, 346 CPNS 2010 tersebut bekerja nanti terhitung 1 Februari. “Aturannya, kerja dulu baru baru dapat TKD,” kata Sekprov Drs Robby Mamuaja.
Kepala Bagian Anggaran Biro Keuangan Meki Tumimomor menegaskan, sas-sus yang menyebutkan bahwa CPNS akan menerima TKD Januari, tidak benar. “Soalnya masa kerja dalam Bulan Januari itu tidak cukup satu bulan. Baik gaji maupun TKD, CPNS tidak dapat,” ujarnya.
Dia menjelaskan, TKD akan diberikan berdasarkan hasil verifikasi disiplin dan kinerja dari Tim Penilai Kinerja Daerah (Tipekida) di BKD Sulut. “Makanya, untuk Februari nanti dibayar Maret pertengahan,” kata Meki.
Sementara itu, Kasubbag Anggaran Belanja Rutin Pegawai Biro Keuangan Jetje Pangemanan menyebutkan, anggaran yang dialokasikan untuk TKD CPNS sekira Rp455 juta. Perhitungannya 346 CPNS dan setiap orang menerima Rp1,25 juta. “Masih dibayar di Sekretariat Daerah, karena belum dianggarkan di SKPD masing-masing,” katanya.
sumber: www.mdopost.com
Kepala Bagian Anggaran Biro Keuangan Meki Tumimomor menegaskan, sas-sus yang menyebutkan bahwa CPNS akan menerima TKD Januari, tidak benar. “Soalnya masa kerja dalam Bulan Januari itu tidak cukup satu bulan. Baik gaji maupun TKD, CPNS tidak dapat,” ujarnya.
Dia menjelaskan, TKD akan diberikan berdasarkan hasil verifikasi disiplin dan kinerja dari Tim Penilai Kinerja Daerah (Tipekida) di BKD Sulut. “Makanya, untuk Februari nanti dibayar Maret pertengahan,” kata Meki.
Sementara itu, Kasubbag Anggaran Belanja Rutin Pegawai Biro Keuangan Jetje Pangemanan menyebutkan, anggaran yang dialokasikan untuk TKD CPNS sekira Rp455 juta. Perhitungannya 346 CPNS dan setiap orang menerima Rp1,25 juta. “Masih dibayar di Sekretariat Daerah, karena belum dianggarkan di SKPD masing-masing,” katanya.
sumber: www.mdopost.com
Wednesday, February 17, 2010
Malam Keakraban Diklat Prajab Provinsi Sulut Berlangsung Meriah
Pendidikan dan pelatihan (diklat) prajabatan CPNS 2010 golongan II dan golongan III Pemprov Sulut telah berakhir kemarin. Dan tadi malam, 200 perserta diklat itu bersama panitia menggelar Malam Inaugurasi, di Aula Badan Diklat Sulut. “Malam keakraban ini dilaksanakan untuk memperat hubungan kekeluargaan antara panitia diklat dan peserta,” kata Ronald Gioh SH, Ketua Angkatan 2010 golongan III.
Acara yang sarat nuansa kekeluargaan itu dihadiri langsung Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Sulut Dra Rosye Kalangi MSi. Dalam sambutannya Kalangi mengatakan, setelah diklat ini CPNS harus bekerja dengan tulus, ikhlas, dan jujur. “Ingat, saudara-saudara adalah abdi negara. Jangan hanya tanya-tanya hak, tapi kerja tidak maksimal,” kata mantan atlit penerjun ini.
Kata Rosye, diklat ini menempa CPNS untuk disiplin, keteraturan, serta membekali dengan beberapa ilmu birokrasi.
“Didikan disiplin selama Diklat ini seharusnya diterapkan di tempat kerja,” ujarnya.
Sejumlah kegiatan disiapkan, yang membikin peserta dan panitia diklat bergembira. “Nanti hari Kamis lusa (besok, red) akan dilakukan penutupan seluruh rangkaian kegiatan diklat,” tambah Rosye.
Acara yang sarat nuansa kekeluargaan itu dihadiri langsung Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Sulut Dra Rosye Kalangi MSi. Dalam sambutannya Kalangi mengatakan, setelah diklat ini CPNS harus bekerja dengan tulus, ikhlas, dan jujur. “Ingat, saudara-saudara adalah abdi negara. Jangan hanya tanya-tanya hak, tapi kerja tidak maksimal,” kata mantan atlit penerjun ini.
Kata Rosye, diklat ini menempa CPNS untuk disiplin, keteraturan, serta membekali dengan beberapa ilmu birokrasi.
“Didikan disiplin selama Diklat ini seharusnya diterapkan di tempat kerja,” ujarnya.
Sejumlah kegiatan disiapkan, yang membikin peserta dan panitia diklat bergembira. “Nanti hari Kamis lusa (besok, red) akan dilakukan penutupan seluruh rangkaian kegiatan diklat,” tambah Rosye.
Labels:
Prajabatan
Diklat Prajabatan CPNS Kota Tomohon Terkendala Pilkada
Diklat prajabatan bagi 340 CPNS Kota Tomohon hasil rekrutmen tahun 2009 yang pelaksanaannya dijadwalkan bulan maret 2010 mendatang kemungkinan akan ditunda penyebabnya, jadwal pelaksanaan diklat tersebut terbentur dengan tahapan pilkada (pemilihan kepala daerah) Kota Tomohon. Hal ini diakui kepala BKD Pemkot Tomohon, Drs. Alex Uguy kepada wartawan, kamis (21/01) kemarin “kemungkinan besar jadwal diklat prajab akan mengalami perubahan karena jika dipaksakan bulan maret kemungkinan akan terbentur dengan padatnya tahapan pilkada,” katanya. Untuk itu, lanjut Uguy, pihaknya harus melakukan penyesuaian agar kedua agenda tersebut tidak saling menganggu solusinya adalah memundurkan jadwal diklat atau mempercepatnya. “Kami akan upayakan dipercepat tetapi sebelumnya harus dikoordinasi terlebih dahulu dengan Badan Diklat Propinsi karena mereka yang akan menyusun jadwal kegiatan,” tandasnya.
sumber: www.tomohonkota.go.id
sumber: www.tomohonkota.go.id
Labels:
Prajabatan
CPNS Minut Pertanyakan Gaji Bulan Januari
Ratusan CPNS rekrutan tahun 2009, mulai was-was dan mulai mempertanyakan komitmen Pemkab Minut yang dipimpin Drs Sompie SF Singal MBA. Pasalnya informasi dirangkum Komentar dari sejumlah CPNS yang disebar di 10 kecamatan di Minut, meski mereka kerja sejak pertengahan bulan Januari 2010, dengan TMT 1 Januari 2010, justru Pemkab Minut menghitung pembayaran gaji mereka terhitung 1 Februari 2010. Dengan demikian, kerja mereka sejak Januari 2010 tidak dihitung Pemkab Minut.
Rasa was-was mereka terungkap ketika mereka mendapatkan informasi di Sekretariat Daerah, bahwa kinerja mereka pada bulan Januari 2010 tidak dihitung dan akan menerima gaji per 1 Februari 2010. Padahal dalam angan-angan mereka pada Februari 2010 ini mereka akan menerima gaji untuk dua bulan kerja sebagaimana SK yang diterima mereka.
Bahkan mereka menyinggung pernyataan pejabat Pemkab Minut saat pembekalan-pembekalan lalu bahwa mereka akan menerima gaji terhitung Januari 2010. “Jujur saja kami kecewa jika gaji Januari 2010 tidak dibayar, padahal kami kerja sejak 7 Januari 2010. Bahkan kami sekeluarga so ba kost supaya dekat tempat tugas. Dengan harapan akan terima gaji per Januari 2010 untuk bayar kontrak rumah dan persiapan membayar diklat Maret 2010 ini,” tukas salah satu CPNS.
Menurutnya, jika mungkin mereka tak kerja sejak januari, mereka juga tahu diri tidak me-nuntut macam-macam. “Tapi ini so kerja nda dihargai, kami mo-hon Pak Bupati Minut membijaksanai masalah ini, sebab jujur saja keluarga kami bukan orang mampu, kami sudah berkorban pinjam duit bayar kon-trakkan dengan harapan dapat ditutupi saat terima gaji perdana ini,” ungkap CPNS tersebut de-ngan mata berkaca-kaca.
CPNS lainnya juga mengungkapkan kekhawatiran mereka akan dikemanakan gaji CPNS bulan Januari 2010 tersebut. “Kalau mau dihitung, nominalnya nyaris Rp 1 miliar atau diatas Rp 500 juta. Yah…mau bagaimana lagi jelas kami ragu komitmen Pemkab Minut, dan kami harap Pak Bupati tolong kami, perjuangkan hak-hak kami jangan sampai disalahgunakan, kami punya tanggungan keluarga,” ungkapnya sambil meminta namanya disimpan.
Bendahara Setdakab Minut Telly Pandean pun tidak menampik informasi terserbut. Ketika dikonfirmasi mengenai hal itu, Pandean mengakui bahwa kemungkinan CPNS 2009 menerima gaji terhitung Februari bukan Januari.
“Mungkin mereka (CPNS, red) nanti terhitung februari,” ungkap Pandean.
Lebih lanjut ditambahkannya, hal itu disebabkan karena kerja perdana CPNS tidak bersamaan. Ada yang mulai kerja tanggal 7 Januari dan ada yang me-laksanakan tugas setelah tanggal 7. Begitu juga sejak ditempatkan, banyak keluhan dan alasan dari CPNS. “Masa-lah itu masih akan dikordinasi-kan dengan Kadis PPKA,” jelasnya.
Sementara itu Kadis PPKA Drs Jorry Dodie ketika dikonfirmasi mengatakan, hal itu masih akan dilihat dulu pada anggaran di APBD. Sehingga sampai sekarang ini gaji CPNS belum dapat memastikan apakah akan terhitung februari atau januari. “Saya masih akan melihat dulu anggaran APBD, dan belum dapat memastikan,” kata Dodie.
Sementara Ketua Komisi A DPRD Minut Henry Walukow menegaskan dewan akan menindaklanjuti hal tersebut. “Kami tahu gajin CPNS tersebut ditata dalam APBD 2010, genap 12 bulan bukan 11 bulan. Ini temuan jika diberlakukan Pemkab Minut membayar gaji CPNS terhitung Februari 2010. Kami akan mengawal hal ini,” kunci Walukow.
sumber: www.hariankomentar.com
Rasa was-was mereka terungkap ketika mereka mendapatkan informasi di Sekretariat Daerah, bahwa kinerja mereka pada bulan Januari 2010 tidak dihitung dan akan menerima gaji per 1 Februari 2010. Padahal dalam angan-angan mereka pada Februari 2010 ini mereka akan menerima gaji untuk dua bulan kerja sebagaimana SK yang diterima mereka.
Bahkan mereka menyinggung pernyataan pejabat Pemkab Minut saat pembekalan-pembekalan lalu bahwa mereka akan menerima gaji terhitung Januari 2010. “Jujur saja kami kecewa jika gaji Januari 2010 tidak dibayar, padahal kami kerja sejak 7 Januari 2010. Bahkan kami sekeluarga so ba kost supaya dekat tempat tugas. Dengan harapan akan terima gaji per Januari 2010 untuk bayar kontrak rumah dan persiapan membayar diklat Maret 2010 ini,” tukas salah satu CPNS.
Menurutnya, jika mungkin mereka tak kerja sejak januari, mereka juga tahu diri tidak me-nuntut macam-macam. “Tapi ini so kerja nda dihargai, kami mo-hon Pak Bupati Minut membijaksanai masalah ini, sebab jujur saja keluarga kami bukan orang mampu, kami sudah berkorban pinjam duit bayar kon-trakkan dengan harapan dapat ditutupi saat terima gaji perdana ini,” ungkap CPNS tersebut de-ngan mata berkaca-kaca.
CPNS lainnya juga mengungkapkan kekhawatiran mereka akan dikemanakan gaji CPNS bulan Januari 2010 tersebut. “Kalau mau dihitung, nominalnya nyaris Rp 1 miliar atau diatas Rp 500 juta. Yah…mau bagaimana lagi jelas kami ragu komitmen Pemkab Minut, dan kami harap Pak Bupati tolong kami, perjuangkan hak-hak kami jangan sampai disalahgunakan, kami punya tanggungan keluarga,” ungkapnya sambil meminta namanya disimpan.
Bendahara Setdakab Minut Telly Pandean pun tidak menampik informasi terserbut. Ketika dikonfirmasi mengenai hal itu, Pandean mengakui bahwa kemungkinan CPNS 2009 menerima gaji terhitung Februari bukan Januari.
“Mungkin mereka (CPNS, red) nanti terhitung februari,” ungkap Pandean.
Lebih lanjut ditambahkannya, hal itu disebabkan karena kerja perdana CPNS tidak bersamaan. Ada yang mulai kerja tanggal 7 Januari dan ada yang me-laksanakan tugas setelah tanggal 7. Begitu juga sejak ditempatkan, banyak keluhan dan alasan dari CPNS. “Masa-lah itu masih akan dikordinasi-kan dengan Kadis PPKA,” jelasnya.
Sementara itu Kadis PPKA Drs Jorry Dodie ketika dikonfirmasi mengatakan, hal itu masih akan dilihat dulu pada anggaran di APBD. Sehingga sampai sekarang ini gaji CPNS belum dapat memastikan apakah akan terhitung februari atau januari. “Saya masih akan melihat dulu anggaran APBD, dan belum dapat memastikan,” kata Dodie.
Sementara Ketua Komisi A DPRD Minut Henry Walukow menegaskan dewan akan menindaklanjuti hal tersebut. “Kami tahu gajin CPNS tersebut ditata dalam APBD 2010, genap 12 bulan bukan 11 bulan. Ini temuan jika diberlakukan Pemkab Minut membayar gaji CPNS terhitung Februari 2010. Kami akan mengawal hal ini,” kunci Walukow.
sumber: www.hariankomentar.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
